Jumat, 16 Oktober 2015


SSC News-Malang- Budaya Makan Ikan merupakan program lanjutan dari kegiatan Gemarikan yang bertujuan agar masyarakat dapat  mengenal dan memahami arti penting kegiatan Gerakan Memasyarakatkan makan Ikan serta beberapa teknologi pengolahan hasil perikanan guna memberikan sajian makanan bergizi dengan bahan baku ikan bagi anak-anak usia dini. Launcing Budaya Makna Ikan di laksanakan serentak dengan 5 Kecamatan yaitu Tajinan, Balulawang, Gondang, Pagelaran dan Wajak,  yaitu pada tanggal 15 Oktober 2015 . Kegiatan dipusatkan serentak di pendopo kantor kepala desa Randugani Kecamatan Tajinan.

Peserta yang datang adalah 100 orang dewasa meliputi PKK, Kader, Posyandu dan Beberapa pihak yang bersangkutan di kecamatan tersebut selain itu diikuti pula oleh 100 anak SD dari beberapa Sekolah dasar di Kabupaten Malang.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Forikan Kabupaten Malang yaitu ibu Hj. Jajuk Rendra Kreshna. Beliau menghimbau untuk meningkatkankegiatan konsumsi ikan baik bagi ibu-ibu yang harus selalu menyediakan menu ikan sehat dirumah dan bagi anak-anak SD yang harus mulai berfikir hidup sehat sejak dini.

Acara yang dilaksanakan meliputi :

–      Demo Masak Ikan oleh Chef Kohar dari Kokita

–      Launching Budaya Makan Ikan

–      Makan Menu Ikan Bersama

–      Paparan Tentang Pentingnya Makan Ikan

Sambutan ketua forikan berisi mengenai tujuan kampanye Gemarikan agar anak-anak pada usia dini ini sudah mulai dikenalkan bahwa makan ikan itu baik tidak membuat cacingan bahkan menjadikan anak-anak  sebagai generasi penrus yang sehat, kuat dan cerdas.

Bagi ibu-ibu yang hadir pada kesempatan ini diajak untuk melihat demo masak  olahan yang berbahan baku ikan agar dengan cara demikian mereka akan mempunyai  inovasi untuk mengolah ikan  menjadi berbagai bentuk sebagai hidangan keluarga agar anak-anak dapat  menikmati aneka olahan ikan tanoa melihat bentuk ikan dengan kesannya selama ini bahwa ikan itu berbu amis dan banyak durinya, sehingga berbahaya bagi anak-anak.

Melalui Kegiatan Gemarikan  diperkenalkan bahwa ibu-ibu tidak perlu gusar untuk menyajikan menu ikan bagi anak-anaknya  sebagai menu  pengganti lauk daging, ayam, yahu tempe dan telur.  Dimana ikan  sebagai sumber protein hewani mempunyai kandunngan gizi yang cukup tinggi dan sangat bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak , terutama dengan adanya kandungan Omega-3 pada daging ikan yang sangat bermanfaat bagi perkembangan otak anak.


 

SC 5

 

Subscribe To Our Newsletter

Subscribe To Our Newsletter

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

Personal information: First name:

Last name:


You have Successfully Subscribed!